News & Event

PT TRG Investama Tandatangani Pembiayaan Sindikasi Palapa Ring Paket Tengah

Jakarta, 29 Agustus 2016 – PT TRG Investama beserta anggota Konsorsium Pandawa lima lainnya yaitu PT Len Industri (Persero) melalui anak perusahaannya, PT Len Telekomunikasi Indonesia (PT LTI), PT Multi Kontrol Nusantara, . PT Sufia Technologies, PT Bina Nusantara Perkasa (BNP) dan PT Multi Kontrol Nusantara menandatangani Perjanjian Pembiayaan Sindikasi bersama dengan Kreditur Sindikasi untuk pembiayaan Proyek Palapa Ring Paket Tengah senilai Rp. 975 miliar pada hari Senin tanggal 29 Agustus 2016 di Ballroom Grand Hyatt Hotel, Jakarta.

PT TRG Investama Tandatangani Pembiayaan Sindikasi Palapa Ring Paket Tengah

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT LTI, R.W. Pantja Gelora dan Dirut (perwakilan), Bp Noerman Taufik selaku Direktur PT TRG Investama, beserta anggota Konsorsium Pandawa Lima lainnya dan Dirut IIF (Indonesia Infrastructure Finance) yang bertindak sebagai mandated lead arranger, BNI sebagai joint mandated lead arranger. Dirut PT SMI (Sarana Multi Infrastruktur) serta disaksikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara selaku Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK), Dirut PT Len Industri, Dirut BP3TI, Dirut PT PII (Penjaminan Infrastruktur Indonesia).

Peran Konsorsium Pandawa Lima yang memenangkan tender untuk Proyek Palapa Ring Middle Package Fiber Optic Backbone Network dimana komposisi kepemilikan saham PT TRG Investama adalah 39%.  Saat ini PT TRG Investama memberikan dukungan dan kerjasama yang penuh kepada PT LTI dalam implementasi proyek ini.

 

Bagi PT TRG Investama, proyek pembangunan infrastruktur backbone jaringan telekomunikasi ini merupakan suatu kesempatan baru dalam industri ICT dan diharapkan sinergi yang bagus ini dapat memberi dampak positif bagi perusahaan, bangsa dan negara.

WhatsApp Image 2016-09-02 at 13.29.14

Setelah penandatanganan ini, PT LEN Telekomunikasi Indonesia akan dapat melanjutkan tahap selanjutnya yaitu penetapan tanggal efektif kontrak di awal September 2016 nanti, selanjutnya peletakan batu pertama (ground breaking), dan kemudian barulah memulai pekerjaan konstruksi. Pekerjan pembangunan Sistem Komunikasi Serat Optik (SKSO), Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) dan microwave secara paralel dijadwalkan selesai dalam 18 bulan kedepan yang diakhiri dengan ditetapkannya tanggal operasional komersial (COD).

Proyek Palapa Ring Paket Tengah merupakan salah satu proyek strategis Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) pertama dalam sektor telekomunikasi dan masuk dalam Masterplan of National Broadband (Rencana Pita Lebar Indonesia 2014-2019) dengan menerapkan skema pembayaran ketersediaan layanan atau availability payment (AP) sebesar Rp 4 triliun yang dibayarkan secara berkala selama masa konsesi 15 tahun yang dijamin pembayarannya oleh Pemerintah melalui PT PII.

 

Skema AP diprakarsai oleh Kementerian Keuangan dengan sumber dana  dari Dana Kontribusi Universal Service Obligation (USO) dan diatur dalam Peraturan Menkeu No.190/PMK.08/2015. Komponen biaya yang dapat dibayarkan oleh AP adalah biaya modal, biaya operasional, dan keuntungan wajar yang diinginkan oleh badan usaha.

 

Proyek ini juga merupakan proyek pembangunan jaringan tulang punggung serat optik nasional yang menghubungkan seluruh wilayah Indonesia, sehingga keberadaan akses pita lebar (broadband) dapat dinikmati oleh masyarakat luas. Proses konstruksi akan mulai dilakuan oleh PT Len Telekomunikasi Indonesia di 17 kota/kabupaten di 5 propinsi yang berada di wilayah tengah Indonesia, yakni Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara. Proyek Palapa Ring Paket Tengah ini ditargetkan rampung pada Maret 2018 dengan total panjang kabel serat optic sekitar 1.676 km.

 

Salam,

Diana P. Masud

Head of Corporate Marketing Communication

PT TRG Investama

Informasi lebih lanjut, kunjungi www.trg-investama.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.