TRG Group Adakan MMC Tatap Muka Ketika Pandemi

Human Capital TRG – Senin, 20 Juli 2020 menjadi kali pertama pertemuan Senin rutin secara tatap muka langsung yang biasa dilakukan oleh karyawan di TRG Group atau yang lebih dikenal dengan Monday Morning Coffee atau MMC semenjak pemberlakukan status pandemic COVID-19 diumumkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Selama masa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di wilayah DKI Jakarta yang berlangsung pada sekitar bulan Maret hingga bulan Juni 2020 ini, membuat pelaksanaan MMC yang secara rutin dijalankan di ruang meeting Indonesian Cloud Lantai 12, dialihkan beberapa kali pelaksanaannya secara online menggunakan beberapa platform video conference.

Beralihnya status PSBB menjadi PSBB Transisi atau New Normal yang diberlakukan oleh Pemerintah DKI Jakarta pada awal Juli 2020, membuat aktivitas karyawan di TRG Group hampir kembali seperti normal kembali, namun dengan berbagai protokol kesehatan yang diberlakukan selama menjalani pekerjaan di kantor.

Dengan adanya kelonggaran ini, melalui arahan dari CEO Group, Bapak Bobby Rasyidin, mengajak seluruh karyawan TRG Group untuk berkumpul bersama untuk mengadakan kembali MMC secara tatap muka langsung.

MMC kali ini dihadiri oleh sekitar hampir lebih dari 80 orang yang dikumpulkan di ruang kerja PT. Akses Prima Indonesia Menara MTH Lantai 11, dengan area kerja yang cukup luas untuk menampung karyawan untuk melakukan stand up meeting dengan tetap menjalankan seluruh protocol kesehatan yaitu menjaga jarak (Physical Distancing) dan menggunakan masker selama mengikuti MMC.

Intisari MMC 20 Juli 2020

Pada MMC kali ini, sambutan dan arahan dilakukan langsung oleh Bapak Bobby Rasyidin dengan membuka penjelasan mengenai informasi ancaman Resesi Global akibat Pandemi COVID-19 ini. Dimana saat ini, sudah beberapa negara mengalami Resesi Ekonomi yang ditandai dengan minus economic growth selama 2 kuartal berturut-turut yang juga harus diwaspadai oleh seluruh pemangku bisnis di Indonesia, karena kuartal 2 2020 ini economic growth Indonesia berada di angka minus 2,41%. Sehingga kondisi ini menyebabkan Indonesia dibayang-bayangi ancaman resesi jika Q3 nanti (Oktober) economic growth memperlihatkan kembali angka minus.

Membuka dengan adanya ancaman permasalahan di atas, Bapak Bobby Rasyidin memberikan arahan kepada karyawan untuk menjalankan 3 (tiga) poin penting yang menjadi antisipasi seluruh karyawan TRG Group ke depan.

1. Stretch Your Effective Hours

Jam kerja efektif yang diberlakukan di TRG Group selama PSBB Transisi ini adalah masuk pada pukul 07.00 s.d 14.30 WIB. Hal ini untuk memastikan tidak terjadinya penumpukan keberangkatan dan kepulangan karyawan ketika jam berangkat dan pulang kantor. Melihat hal ini, tentunya ada kebiasaan – kebiasaan baru yang menjadi pola perilaku yang harus disesuaikan oleh para karyawan. Namun untuk mencapai target kinerja yang extraordinary di situasi yang juga extraordinary ini, maka setiap orang secara lebih, perlu untuk menambah dan memanfaatkan jam – jam lain yang secara mandatory tidak diberlakukan sebagai jam kerja, untuk diubah menjadi jam efektif dan produktif yang pola pelaksanaannya dapat dijalankan secara remote, online dan berbagai kebebasan yang lain, yang tujuannya untuk menunjang kinerja yang lebih excellent.

2. Efektifkan Jam Kerja

Dengan waktu jam kerja kantor yang terbatas karyawan diminta untuk lebih mengefektifkan jam kerja yang lebih pagi dan singkat ini dengan mengisi dengan berbagai kegiatan yang lebih produktif dan bermanfaat terhadap kinerja perusahaan, seperti pelaksanaan jadwal meeting yang lebih pagi, gunakan berbagai cara – cara bekerja yang kreatif dan tidak biasa untuk mengakomodir keadaan yang juga tidak biasa ini.

3. Teamwork

Untuk menunjang pola kinerja yang lebih dinamis dan aktif di kondisi yang serba tidak pasti ini, maka karyawan dihimbau untuk meningkatkan kolaborasi antara karyawan, antar bagian dan bahkan antar karyawan dengan tidak memandang hirarki dan demarkasi sebagai hal yang menjadi batu sandungan untuk membuat kerja sama yang lebih baik.

Selama masa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di wilayah DKI Jakarta yang berlangsung pada sekitar bulan Maret hingga bulan Juni 2020 ini, membuat pelaksanaan MMC yang secara rutin dijalankan di ruang meeting Indonesian Cloud Lantai 12, dialihkan beberapa kali pelaksanaannya secara online menggunakan beberapa platform video conference.

Beralihnya status PSBB menjadi PSBB Transisi atau New Normal yang diberlakukan oleh Pemerintah DKI Jakarta pada awal Juli 2020, membuat aktivitas karyawan di TRG Group hampir kembali seperti normal kembali, namun dengan berbagai protokol kesehatan yang diberlakukan selama menjalani pekerjaan di kantor.

Dengan adanya kelonggaran ini, melalui arahan dari CEO Group, Bapak Bobby Rasyidin, mengajak seluruh karyawan TRG Group untuk berkumpul bersama untuk mengadakan kembali MMC secara tatap muka langsung.

MMC kali ini dihadiri oleh sekitar hampir lebih dari 80 orang yang dikumpulkan di ruang kerja PT Akses Prima Indonesia Menara MTH Lantai 11, dengan area kerja yang cukup luas untuk menampung karyawan untuk melakukan stand up meeting dengan tetap menjalankan seluruh protocol kesehatan yaitu menjaga jarak (Physical Distancing) dan menggunakan masker selama mengikuti MMC.

Artikel lainnya